Sorotkeadilan.id – Jakarta, Rutan Kelas I Cipinang terus memperkuat program pembinaan kemandirian. Salah satunya melalui kegiatan budidaya 500 ekor ayam petelur yang dikelola langsung oleh warga binaan, Senin (31/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Bimbingan Kegiatan (Bimgiat). Warga binaan dilibatkan penuh mulai dari memberi pakan, menjaga kebersihan kandang, memantau kesehatan ayam, hingga memanen telur. Semua proses dilakukan di bawah pengawasan dan arahan pembina Bimgiat.
Kepala Rutan Kelas I Cipinang, I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra menyampaikan, program ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan nyata.
“Budidaya ayam petelur ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pembinaan yang bermanfaat. Warga binaan tidak hanya sibuk dengan aktivitas, tapi juga belajar keterampilan yang bisa jadi bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain untuk pembelajaran, hasil telur dari peternakan ini juga dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan internal Rutan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan protein warga binaan.

Dengan pendampingan berkelanjutan, program ini diharapkan memberikan manfaat ganda. Di satu sisi memperkuat kemandirian pangan, di sisi lain membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja warga binaan.
“Dari merawat ayam hingga memanen telur, setiap proses adalah pelajaran. Kami ingin pembinaan ini melahirkan pengalaman dan bekal keterampilan agar mereka siap kembali ke keluarga dan masyarakat,” tambah Kalapas.
Melalui langkah ini, Rutan Cipinang membuktikan bahwa pembinaan tidak berhenti pada rutinitas, tetapi harus menghasilkan kemandirian dan harapan baru.
(Diana)
