IMG 20260814 WA0042

​Sorotkeadilan.id-JAKARTA — Gerakan Pramuka Indonesia terus bertransformasi mengimbangi pesatnya Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Tidak lagi hanya diidentikkan dengan kegiatan luar ruangan seperti berkemah dan keterampilan tali-menali, saat ini Pramuka resmi mengintegrasikan digitalisasi ke dalam sistem pembinaan anggotanya guna mempercepat penyiapan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Maju.

​Langkah strategis ini mencakup pemanfaatan platform digital untuk manajemen keanggotaan, pelatihan literasi digital, hingga penerbitan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) yang berbasis pada keahlian teknologi—seperti pemrograman dasar, keamanan siber, dan pembuatan konten kreatif beretika.

Cyber Scout: Membentuk Generasi Muda yang Cerdas dan Berkarakter. Dalam sambutannya, perwakilan Kwartir Nasional (Kwarnas) menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif dunia digital, seperti maraknya hoax dan cyberbullying.

“Pramuka hari ini harus menjadi agen perubahan di ruang digital. Melalui nilai-nilai Dasa Darma, kita membentuk Cyber Scout—pramuka yang tidak hanya mahir mengoperasikan teknologi, tetapi juga memiliki etika, integritas, dan rasa nasionalisme yang kuat,” ujar perwakilan Kwarnas dalam pembukaan pembekalan digitalisasi kader di Jakarta.

Tiga Pilar Utama Digitalisasi Pramuka. Guna menunjang akselerasi ini, program digitalisasi Gerakan Pramuka difokuskan pada tiga pilar utama:

Pilar DigitalisasiBentuk ImplementasiDampak yang Diharapkan
Sistem Informasi Keanggotaan (SIPA)Pendaftaran dan pendataan anggota berbasis cloud/aplikasi.Efisiensi administrasi & akurasi data nasional.
Literasi & Kecakapan DigitalPelatihan pembuatan konten positif, coding, dan dasar keamanan data.Anggota siap bersaing di era industri 4.0.
Aksi Sosial DigitalKampanye literasi publik dan pemanfaatan media sosial untuk tanggap bencana.Penyebaran informasi cepat dan tepat sasaran.

Menuju Indonesia Emas 2045

​Peneliti pendidikan dan kepemudaan menilai inovasi ini sebagai langkah cerdas. Digitalisasi yang dipadukan dengan pendidikan karakter khas Pramuka diyakini mampu melahirkan generasi emas yang tangguh secara mental, adaptif secara teknologis, dan memiliki jiwa kepemimpinan nasional.

​Dengan semangat keterbukaan dan modernisasi ini, Gerakan Pramuka siap membuktikan bahwa keahlian survival tidak hanya berlaku di hutan belakangan ini, tetapi juga di tengah derasnya arus digitalisasi global demi terwujudnya Indonesia Maju.

Ditulis oleh:  apt. Rusdiaman, S.Si.,M.Si. dosen Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes RI Makassar