Sototkeadilan.id – Jakarta, Kapan sebenarnya Kita Dikatakan Telah Mengenal Seseorang?
🌻Ada seorang laki-laki berkata kepada Umar: “Sesungguhnya si fulan itu orangnya baik”.
🌴Umar: “Apakah kamu pernah bersafar bersamanya ?”
🌻Lelaki: “Belum pernah”.
🌴Umar: “Apakah kamu pernah bermu’amalah dengannya ?”
🌻Lelaki: “Belum pernah”.
🌴Umar: “Apakah kamu pernah memberinya amanah ?”
🌻Lelaki: “Belum pernah”.
🌴Umar: “kalau begitu kamu tidak punya ilmu tentangnya. Barangkali kamu hanya melihat dia sholat di masjid”.
🌹Mengapa Umar mempertanyakan 3 perkara itu kepada orang tersebut ?
🌹Karena dgn safar, kita dapat mengetahui karakter & watak seseorang sesungguhnya.
Sebab safar adalah bagian dari adzab, capek dan melelahkan, maka disaat itu akan tampak watak asli seseorang.
🌹Dengan mu’amalah seperti jual beli & lainnya, kita dapat mengetahui akhlak seseorang.
Sebab mu’amalah adalah dimana seseorang berurusan dgn harta & mendapat peluang untuk mencari keutungan, maka disaat itu akan tampak watak asli seseorang.
🌹Dan dgn memberi amanah, kita dapat mengetahui kadar amanah & agama seseorang.
Sebab amanah adalah merupakan kepercayaan, dimana seseorang apakah akan jujur/ berdusta, bertanggung jawab/ semaunya, menepati janji/ ingkar janji, maka disaat itu akan tampak watak asli seseorang.
🌹Sungguh, merupakan pertanyaan yg cerdas, karena watak asli seseorang biasanya akan muncul ketika menyangkut ketiga hal diatas.
Semoga kita termasuk orang2 yg peduli, jujur dan amanah
(Red/Diana)
