By : Anno S_

Sorotkeadilan.id – Bone, Begitulah sekelumit orasi yang digelorakan oleh Pj Gubernur Sulawesi Selatan Dr.Bahtiar Baharuddin. Kali ini di tanah kelahirannya Bahtiar sangat berapi api menuangkan ide, pikiran, gagasan, programnya tentang Sulawesi Selatan selama ini. “Kembalilah menghadap ke laut” begitu ajakannya kepada ribuan warga Bone yang hadir saat puncak perayaan Hari Jadi Bone ke 694.

Bahtiar bercerita. Di tepian sawah, rumah seorang petani. Di sana lah dia melantungkan doa, membisik Tuhan melalui tanah kelahirannya. Dari tepian sawah hingga meniti karier di Wajo lalu terbang menuju Kemendagri. Berturut turut jabatan strategis ia emban hingga dua kali memundaki lambang negara sebagai Pejabat Gubernur. 2020 Provinsi Riau dan 2023 hingga detik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Selatan.

Dan hari ini kali pertama Bahtiar berorasi,menyemangati puluhan ribu warga Bone, negeri penghasil pemimpin nasional hingga provinsi ini. “Karakter Bone memimpin di manapun,memegang teguh kepribadian,bukan hanya dibibir. Tetapi mencontohkan dan menjadi teladan dalam kehidupan sehari hari” teriaknya penuh semangat.

Pada setiap HUT Kabupaten & Kota, Bahtiar tiada henti hentinya meneriakan semangat sulawesi selatan. Kawasan ini tak pantas melihat warganya miskin, maka dari itu pemimpin harus memiliki konsep dan visi yang jelas. Bersatu, bersama dan seiring antara camat, kepala daerah hingga provinsi. Pikirkan dan buka jalan agar rakyatnya tidak miskin. Jangan hanya di Urip Sumiharjo (kantor pemprov). Keluarlah temui rakyat, cukup 30 persen urusan kantor selebihnya 70 persen bertemulah dengan rakyat. Sulsel masih jauh dari harapan, tetapi tidak terlambat untuk melaju dan maju segesit roket. “Ayooo bekerja” dan Pemimpin Petarung kata Bahtiar adalah Pemimpin yang mengeluarkan rakyatnya dari kemiskinan.

Daann sodara sodara, saat kutulis secarik harapan Bahtiar untuk Sulsel, saya sedang duduk di teras, kampung halaman di Kabupaten Wajo, juga di tepi sawah. Besok, Wajo akan memeriahkan HUT nya yang ke 625. Besok yah, kita nantikan lagi orasi Bahtiar di negeri penghasil PROFESSOR, tempat dirinya meniti karier sebagai kepala sub seksi pemerintahan kecamatan Takkalalla 1996.
Dr.Bahtiar mengenyam pendidikan S2 dan S3 di Universitas Padjajaran. Sempat mencicipi Unhas pada tahun 1992, lalu kemudian menuntaskan di STPDN dan IIP (Red.Emma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *