WA

Sorotkeadilan.id-Makassar-Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Selain dampak langsung seperti kelemahan otot dan gangguan motorik, stroke juga dapat menyebabkan gangguan keseimbangan berdiri yang signifikan pada pasien pasca stroke. Keseimbangan yang terganggu meningkatkan risiko jatuh dan mengurangi kualitas hidup pasien. Penelitian menunjukkan bahwa latihan keseimbangan yang terarah dan terstruktur dapat membantu memperbaiki keseimbangan berdiri pasien post stroke.

Stroke adalah gangguan sistem saraf pusat yang paling sering di dapat juga merupakan penyebab utama gangguan aktivitas fungsional pada orang dewasa. Masalah-masalah yang disebabkan dari stroke kepada kehidupan manusia pun sangat kompleks. Adanya gangguan-gangguan fungsi vital otak seperti gangguan koordinasi, gangguan keseimbangan, gangguan kontrol tubuh, gangguan sensasi, dan gangguan refleks gerak akan menurun kemampuan aktivitas individu sehari-hari.

Penderita stroke akan mengalami keadaan dimana kemampuan beraktivitas yang ditandai akan semakin menurun seperti gangguan menelan sensasi, gangguan bicara, gangguan menelan, gangguan berjalan, gangguan keseimbangan, gangguan keseimbangan berjalan, bahkan kematian.

Stroke dapat ditangani dengan berbagai disiplin ilmu, termasuk fisioterapi. Modalitas fisioterapi yang efektif mengatasi keseimbangan pada penderita stroke adalah core stability, dan PNF. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, core stability dan PNF diterapkan pada penderita Stroke.

Gangguan keseimbangan yang dialami penderita post stroke di akibatkan tidak adanya kerja sama yang baik di system sensorik seperti visual, somatosensorik termasuk proprioceptor,dan vestibular dan musculoskeletal yaitu otot, sendi, dan jaringan yang diatur oleh otak sehingga respon yang berbeda terjadi pada perubahan pada kondisi internal maupun eksternal. Gangguan keseimbangan yang dialami oleh penderita stroke dapat ditangani dengan modalitas fisioterapi berupa core stability exercise dan proprioceptive neuromuscular facilitation (PNF).

Core stability adalah kemampuan untuk mengontrol posisi dan gerakan tubuh dengan memperkuat otot-otot inti seperti perut dan punggung bagian bawah. Pendekatan ini penting dalam rehabilitasi pasien post stroke karena otot-otot inti berperan dalam mendukung postur tubuh dan menjaga keseimbangan.

Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) adalah teknik fisioterapi yang melibatkan gerakan yang direncanakan dan terkoordinasi untuk meningkatkan kekuatan dan rentang gerak otot. PNF sering digunakan dalam rehabilitasi untuk meningkatkan fungsi motorik dan keseimbangan.

Pengabdian masyarakat dengan judul “Penerapan dan core stability dan PNF dalam upaya meningkatkan keseimbangan pada penderita Stroke” adalah tindak lanjut dari penelitian dosen dasar unggulan perguruan tinggi dengan judul “Pengaruh core stability dengan Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) terhadap keseimbangan berdiri pasien post stroke di Rumah Sakit Stroke Centre”. Kegiatan ini akan dilakukan di Kelurahan Berua Kota Makassar, pada bulan Maret – Agustus 2026. Intervensi yang diberikan pada penderita Stroke yang mengalami keseimbangan berupa core stability dan PNF selama 4 kali intervensi atau sampai kondisinya membaik.

Luaran wajib dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa publikasi di media massa, atau prosiding ber ISBN dari seminar nasional, atau jurnal nasional, atau modul pengabdian masyarakat. Sementara luaran tambahan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa : jejaring kerjasama, atau video pelaksanaan.

LAPORAN AKHIR PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM PENGEMBANGAN DESA MITRA (PPDM)

Oleh:

Hasbiah S.SiT, M.Kes / NIDN. 4005057201

H. Muh. Thahir S.Ft, Physio, M.Kes / NIDN. 4025048101

JURUSAN FISIOTERAPI POLTEKKES KEMENKES MAKASSAR TAHUN 2026

Ditulis oleh : apt. Rusdiaman, D Di ,M.Si. Dosen Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar