Orotkeadilan.id-Makassar-Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan produktivitas masyarakat. Keluhan yang sering ditemukan meliputi nyeri leher, bahu, punggung bawah, pinggang, dan ekstremitas. Kondisi tersebut berisiko dialami masyarakat dengan aktivitas fisik tinggi, pekerjaan berulang, mengangkat beban, atau mempertahankan posisi tubuh dalam waktu lama. Di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, kondisi tersebut menjadi perhatian karena masih diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal, menerapkan prinsip ergonomi, serta melakukan pencegahan dan penanganan keluhan secara mandiri.
Program pengabdian “Sehat dan Aktif Bersama Fisioterapi” dilaksanakan sebagai upaya promotif, preventif, dan rehabilitatif melalui pelayanan fisioterapi berbasis komunitas. Kegiatan mencakup skrining dan pemeriksaan fisioterapi, pelayanan fisioterapi sesuai kebutuhan, dry needling pada peserta yang memiliki indikasi, stretching exercise, latihan terapeutik, serta edukasi kesehatan dan ergonomi. Stretching exercise diberikan untuk mendukung fleksibilitas, mobilitas, dan kemampuan fungsional, sedangkan edukasi diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko gangguan muskuloskeletal dan cara melakukan latihan secara mandiri.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pemerintah wilayah, kader kesehatan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, dan masyarakat sasaran.
Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan sosialisasi, identifikasi masyarakat sasaran, skrining dan pemeriksaan fisioterapi, pelayanan sesuai hasil pemeriksaan, latihan terapeutik dan stretching, edukasi kesehatan dan ergonomi, pelatihan latihan mandiri, pendampingan kader, serta evaluasi hasil kegiatan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan fisioterapi sekaligus memperkuat kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan pengelolaan masalah muskuloskeletal.
Target luaran kegiatan meliputi berkurangnya keluhan nyeri muskuloskeletal, meningkatnya kemampuan gerak dan fungsi peserta, meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan muskuloskeletal dan ergonomi, serta meningkatnya keterampilan melakukan stretching exercise secara mandiri. Selain itu, program diarahkan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan melalui edukasi dan pendampingan sehingga
dapat membantu keberlanjutan kegiatan di masyarakat. Luaran pendukung berupa media edukasi, dokumentasi kegiatan, dan publikasi hasil pengabdian diharapkan dapat memperluas manfaat program. Melalui kegiatan ini, masyarakat Kecamatan Bangkala diharapkan menjadi lebih sehat, aktif, dan mandiri dalam menjaga kesehatan muskuloskeletal secara berkelanjutan.
Oleh:
Dr. Muhammad Awal, SKM.,M.Kes
Arpandjam’an, S.ST.,SKM.,M.Adm.Kes
Aco Tang, S.ST.,SKM.,M.Kes
H. Muh. Thahir, S.Ft.,Physio.,M.Kes
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MAKASSAR JURUSAN FISIOTERAPI TAHUN 2026.
Ditulis oleh : apt. Rusdiaman, SSi.,M.Si. dosen Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar
