Sorotkeadilan.id – Jakarta – Malaka Muda Indonesia (MMI) berkolaborasi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Bisnis Nusantara (IBN) menggelar seminar bertajuk “Simple Money Awareness & Resource Training” yang bertujuan meningkatkan kesadaran literasi keuangan di kalangan generasi muda. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mahasiswa yang antusias mengikuti diskusi terkait pengelolaan keuangan dan kesadaran terhadap sumber daya di era modern.

Seminar ini menghadirkan berbagai pembahasan mengenai pentingnya memahami uang bukan sekadar sebagai alat transaksi, tetapi sebagai bagian dari kemampuan mengelola hidup secara mandiri dan bertanggung jawab.

Dalam sambutannya, Co Founder & Board of Director Program Malaka Muda Indonesia, Herdandi Dwi Putra, A.Md.Kom, menegaskan bahwa seminar ini bukan sekadar membahas bagaimana cara menghemat uang, melainkan membangun kesadaran generasi muda tentang makna dan fungsi uang dalam kehidupan.

“Seminar ini penting. Bukan untuk mengajarkan kita menjadi pelit, tetapi untuk mengajarkan kita sadar. Sadar bahwa uang adalah alat, bukan simbol status. Sadar bahwa literasi keuangan bukan soal cepat kaya, tetapi tentang memiliki kontrol atas hidup kita sendiri,” ujar Herdandi.

Ia juga menambahkan bahwa dalam perspektif sosial dan pendidikan, literasi keuangan memiliki kaitan erat dengan kemandirian individu dan kebebasan dalam menentukan arah hidup.

“Sebagai aktivis pendidikan dan sosial politik, saya percaya satu hal: orang yang finansialnya rapuh itu mudah ditekan, mudah diarahkan, dan mudah dimanipulasi,” jelasnya.

Menurutnya, ketika generasi muda tidak memiliki pemahaman finansial yang baik, maka berbagai akses penting seperti pendidikan dan peluang pengembangan diri akan semakin sulit dijangkau.

“Jika anak muda tidak melek finansial, pendidikan menjadi mahal, akses semakin sempit, dan dalam konteks sosial politik keputusan bahkan bisa diperjualbelikan. Tetapi ketika anak muda sadar tentang uang, sadar tentang sumber daya, dan sadar arah hidupnya, maka kita bukan hanya mampu bertahan, tetapi juga memiliki posisi dan daya tawar,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Malaka Muda Indonesia dan BEM Institut Bisnis Nusantara berharap kesadaran literasi keuangan dapat semakin berkembang di kalangan generasi muda, sehingga mereka mampu mengelola masa depan secara lebih mandiri, kritis, dan bertanggung jawab.

(Wiwin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *