Sorotkeadilan.id – MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, hari ini resmi berakhir dengan menetapkan kembali Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. sebagai Ketua Umum periode 2026-2030. Pemilihan yang berlangsung dinamis namun penuh kekeluargaan tersebut menunjukkan dominasi kuat Andi Amran Sulaiman (AAS) yang meraih dukungan mayoritas mutlak dari para pemilik suara yang terdiri dari pengurus wilayah dan fakultas.


Poin-Poin Utama Hasil Mubes:

a. Kemenangan Mutlak dan Aklamasi. Andi Amran Sulaiman mendapatkan dukungan sebesar 84,5% dari total pemilik suara. Dari 16 IKA Fakultas, tercatat 15 di antaranya memberikan dukungan penuh, ditambah dukungan dari 23 pengurus wilayah dari total 26 wilayah yang hadir. Tingginya angka ini membuat proses penetapan berlangsung secara aklamasi.

b. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Diterima Tanpa Catatan dan cacatan.
Peserta Mubes mengapresiasi kinerja periode 2022-2026, terutama dalam aksi kemanusiaan melalui “IKA Unhas Peduli” yang berhasil menyalurkan bantuan hingga Rp75 miliar. Transformasi organisasi dari sekadar wadah berkumpul menjadi penggerak ekonomi alumni menjadi poin krusial diterimanya LPJ tersebut.

c. Visi “Indonesia Emas” melalui Kemandirian Pangan.
Dalam pidato kemenangannya, AAS menekankan bahwa IKA UNHAS ke depan akan menjadi motor penggerak dalam mendukung hilirisasi industri dan kemandirian pangan nasional. Hal ini sejalan dengan posisi strategis para alumni UNHAS di berbagai lini pemerintahan dan swasta.

d. Penguatan Jaringan Global. Mubes hari ini juga menyepakati pembentukan lebih banyak simpul alumni di luar negeri guna memperkuat posisi UNHAS di tingkat internasional (World Class University), serta digitalisasi database alumni melalui platform yang lebih terintegrasi.
Keadilan Sosial dan Pemerataan. Menariknya, dalam sesi pleno, narasi mengenai “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” menjadi perbincangan hangat. AAS menegaskan bahwa IKA UNHAS harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pembangunan tidak hanya berpusat di Jawa (Jawasentris), tetapi harus menjangkau pelosok nusantara, terutama di wilayah Indonesia Timur.

“Kita memiliki 17.024 pulau, dan IKA UNHAS hadir sebagai perekat dari Sabang sampai Merauke melalui kontribusi nyata alumninya,” ujar salah satu pimpinan sidang saat membacakan konsideran hasil keputusan.

Menutup sambutannya yang penuh haru, Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih inklusif: “Saya tidak ingin IKA UNHAS hanya besar di atas kertas. Kita punya tanggung jawab moral pada setiap jengkal tanah di republik ini. Mari kita buktikan bahwa pengabdian kita melampaui batas geografis, menyentuh setiap sisi dari belasan ribu pulau kita dengan kerja nyata yang berkeadilan. Ewaki IKA UNHAS!”

Penulis : apt. Rusdiaman, S.Si.,M.Si.
Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *