Sorotkeadilan.id – PAREPARE , Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana alam dan non-alam di Indonesia, Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar Kampus Parepare menyelenggarakan proses perkuliahan khusus mengenai Manajemen Krisis Bencana. Mata kuliah ini dirancang untuk membekali para mahasiswa dengan keterampilan kefarmasian yang taktis dan cepat dalam situasi darurat.
Indonesia yang secara geografis berada di wilayah Ring of Fire menuntut seluruh sektor, termasuk tenaga kesehatan, untuk selalu siap sedia. Peran tenaga kefarmasian dalam kondisi bencana sangat krusial, mulai dari pengelolaan logistik obat-obatan, memastikan sterilisasi alat medis, hingga memberikan pelayanan informasi obat di posko pengungsian.
Ketua Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Parepare menyampaikan bahwa mata kuliah ini bukan sekadar pemenuhan kurikulum akademik, melainkan sebuah tanggung jawab moral.
“Saat bencana terjadi, rantai pasok obat seringkali terputus dan situasi menjadi kacau. Mahasiswa farmasi harus dilatih agar tidak panik, mampu mengorganisasi obat-obatan dalam keterbatasan, dan bekerja sama dengan tim medis lain di lapangan,” ujarnya.
Fokus Materi dan Simulasi Lapangan. Perkuliahan krisis bencana ini mengombinasikan teori di dalam kelas dan simulasi praktis. Beberapa poin penting yang diajarkan kepada mahasiswa meliputi: Manajemen Logistik Obat: Tata cara penerimaan, penyimpanan, dan pendistribusian bantuan obat-obatan agar tidak terjadi penumpukan atau kekurangan obat esensial, Pelayanan Kefarmasian Darurat: Teknik penyediaan obat yang cepat dan akurat di tenda-tenda pengungsian dengan fasilitas terbatas. Psikologi dan Komunikasi Krisis: Cara berinteraksi dengan korban bencana yang mengalami trauma saat memberikan konseling obat.
Dalam sesi akhir perkuliahan, mahasiswa juga dilatih melalui simulasi langsung (taktikal) penanganan pascabencana. Mereka diskenariokan menghadapi situasi darurat pasca-gempa bumi, di mana mereka harus segera mendirikan posko farmasi mandiri dalam hitungan menit.
Mencetak Tenaga Kesehatan yang Tangguh. Melalui mata kuliah ini, Poltekkes Kemenkes Parepare berkomitmen untuk melahirkan lulusan farmasi yang tidak hanya andal di apotek atau rumah sakit dalam kondisi normal, tetapi juga tangguh dan siap diterjunkan sebagai relawan kemanusiaan di garda terdepan saat terjadi bencana.
Dengan adanya pembekalan yang matang ini, diharapkan para alumni Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Parepare dapat memberikan kontribusi nyata yang signifikan dalam meminimalisir dampak krisis kesehatan saat bencana melanda wilayah Sulawesi Selatan maupun Indonesia secara umum.
Ditulis Oleh : apt. Rusdiaman, S.Si.,M.Si. Dosen Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar
