Sorotkeadilan.id – Bogor, Aliansi Jurnalis Bersatu (AJB) tidak hanya menggelar Family Gathering di kawasan wisata Cisarua, Bogor. Di sela kegiatan yang berlangsung 6–8 Mei 2026, organisasi jurnalis ini juga turun langsung melakukan aksi nyata: Gerakan Bersih-bersih Sungai di aliran sungai kawasan Puncak.
Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum AJB, Andi Mulyati Pananrangi, S.E. Bersama seluruh pengurus dan anggota AJB, mereka menyusuri bantaran sungai memunguti sampah plastik dan limbah rumah tangga yang mencemari aliran air.
“Sungai bukan tempat sampah. Air sungai ini sumber kehidupan warga Bogor. Dipakai untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan jadi sumber air baku PDAM. Kalau kotor, yang rugi kita semua,” tegas Andi Mulyati di lokasi, Kamis 7 Mei 2026.
Andi menekankan, menjaga kebersihan sungai juga berdampak langsung pada sektor pariwisata. Kawasan Puncak, Bogor, merupakan destinasi utama wisatawan domestik maupun mancanegara. Lingkungan yang kotor dan sungai yang tercemar akan menurunkan daya tarik wisata.
“Wisata Puncak hidup dari alamnya. Kalau sungainya bersih, udaranya sejuk, wisatawan betah datang. Ekonomi warga ikut bergerak. Jadi ini tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Karena itu, AJB mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk lebih masif mengkampanyekan pentingnya menjaga sungai tetap jernih, bersih, dan sehat. Andi berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai seremonial, tapi jadi budaya.
“AJB akan terus bersuara dan bergerak. Pers bukan cuma menulis, tapi juga memberi contoh. Mulai dari hal kecil, dari sungai di sekitar kita,” tutup Andi.
Family Gathering AJB tahun ini mengusung tema “Jurnalis Peduli Lingkungan” sebagai bentuk komitmen insan pers terhadap isu keberlanjutan dan ekologi.
(Diana)
