Sorotkeadilan.id – Jakarta, Kebakaran melanda kawasan pemukiman padat penduduk yang dikenal sebagai kawasan Pasar Jiung di Jalan Kemayoran Gempol, RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam (1/6/2026 )
Peristiwa yang menghanguskan objek bangunan rumah tinggal tersebut memicu respons cepat dari jajaran pemadam kebakaran setempat guna mengisolasi titik api. Hingga berita ini diturunkan, puluhan armada dan ratusan personel penanggulangan kebakaran masih bersiaga dan beroperasi secara intensif di lokasi kejadian demi memastikan situasi dapat dikendalikan sepenuhnya.
Informasi mengenai insiden ini pertama kali diterima oleh petugas piket Pemadam Kebakaran (Damkar) pada pukul 20.55 WIB melalui laporan warga yang melihat kobaran api mulai membesar di sekitar pemukiman. Lokasi kebakaran yang berada dekat dengan titik kenal Masjid Jami’ Al Ikhlas membuat laporan visual cepat terverifikasi oleh petugas lapangan. Menindaklanjuti laporan darurat tersebut, pusat komando penyelamatan segera menggerakkan unit terdekat dari Kantor Sektor III Kemayoran guna melakukan asesmen awal dan tindakan pemadaman taktis.
Tepat pada pukul 21.05 WIB, unit awal berupa satu armada Medium Pressure tiba di lokasi kejadian dan langsung mengawali operasi penyemprotan air ke titik-titik krusial yang menjadi pusat api. Pengerahan awal yang dilakukan dalam waktu sepuluh menit sejak laporan diterima ini memfokuskan strategi pada lokalisasi area terdampak. Langkah tersebut diambil secara cepat oleh petugas sebagai upaya preventif guna menahan laju rambatan api ke bangunan-bangunan di sekelilingnya yang memiliki jarak cukup rapat.
Meskipun penanganan awal telah dilakukan, tantangan di lapangan membuat proses pemadaman masih terus berlangsung secara dinamis hingga melewati pukul 21.13 WIB. Karakteristik pemukiman yang padat serta potensi material bangunan yang mudah terbakar menuntut kewaspadaan tinggi dari para petugas yang berada di zona terdampak. Status kebakaran pada waktu tersebut dinyatakan masih berada dalam proses pemadaman aktif atau berkode Merah, yang menandakan bahwa kobaran api masih memerlukan penanganan intensif berskala besar.
Guna memperkuat daya gempur terhadap api dan mempercepat proses lokalisasi penjarangan, dinas pemadam kebakaran kemudian mempertebal kekuatannya secara signifikan dengan mengerahkan bantuan dari sektor lain. Secara akumulatif, sebanyak 33 unit armada pemadam bersama sedikitnya 100 personel diterjunkan langsung ke area Jalan Kemayoran Gempol. Ratusan personel tersebut dibagi ke dalam beberapa tim taktis untuk melakukan pengepungan api dari berbagai sudut guna mempersempit ruang perambatan.
Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai ada tidaknya korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa ini karena fokus utama masih tertuju pada keselamatan warga dan pemadaman. Pendataan mengenai dampak korban serta total kerugian material yang dialami oleh pemilik rumah tinggal masih dalam proses investigasi bertahap oleh pihak terkait. Petugas kepolisian setempat juga telah berada di sekitar lokasi untuk membantu pengamanan jalur evakuasi dan sterilisasi akses bagi mobil-mobil pemadam.
Untuk kesekian kalinya daerah Kemayoran menjadi langganan kebakaran dengan berbagai kasus
Secara keseluruhan, situasi terkini di lapangan masih berada dalam penanganan penuh oleh petugas pemadam kebakaran yang berpacu dengan waktu. Mengingat kondisi fisik lingkungan setempat, perambatan api dinilai masih sangat memungkinkan terjadi apabila tidak diantisipasi secara cermat dan konsisten. Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang, memberikan ruang gerak bagi armada peluncur, serta menjauhi perimeter bahaya demi kelancaran proses pemadaman hingga status dinyatakan aman terkendali
( mursito / dika )
